SMK MUDITA RAIH NILAI RATA-RATA UNBK TERTINGGI SEKOTA SINGKAWANG
WISUDA: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Drs H M Nadjib M.Si, Ketua Yayasan Dharma Buddha Maitreya Pdt Tjin Jiu Siu SH, MH, Ketua Ujian Nasional SMA/SMK H Asmadi S.Pd M.Si, Pengawas SMK Hendarlin M.Pd, Kepala sekolah SMK Mudita Liaw Sun Jin S.Pd M.Pd serta tiga siswa dengan raihan nilai UNBK tertinggi serta siswa terbaik SMK Mudita saat wisuda siswa XII SMK Mudita Angkatan XIV tahun 2017.
SINGKAWANG—SMK Mudita menjadi sekolah SMK yang meraih nilai tertinggi rata-rata Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2016/2017 se-Kota Singkawang dengan nilai 240,50 dari 11 SMK Negeri dan swasta yang ada di kota Singkawang.
Hal tersebut diumumkan langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang HM Nadjib saat menghadiri wisuda siswa XII SMK Mudita Angkatan XIV tahun 2017 di Aula SMK Mudita, Selasa (2/5) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan tiga siswa terbaik peraihan nilai UNBK yakni atas nama Shania Jumlah Nilai 349,50 sebagai rangking 1
Kristina Silvia, jumlah nilai 326,80 sebagai rangking 2
Andre Candra 321,70 sebagai rangking 3 dari 135 siswa kelas XII yang di wisuda. Kemudian pihak sekolah juga memilih siswa terbaik yang jatuh pada Venolisa Kelas XII Akutansi. Siswa yang di wisuda terdiri dari Kelas XII Keuangan 1 sebanyak 35 orang, Kelas XII Keungan 2 sebanyak 35 orang, Kelas XII Tata Niaga 1 sebanyak 33 orang dan kelas XII Tata Niaga 2 sebanyak 32 orang.
“Dari hasil ujian nasional berbasis komputer, SMK Mudita meraih nilai rata-rata tertinggi UNBK di kota Singkawang,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang HM Nadjib disambut riuh tepuk tangan siswa, guru, pihak yayasan hingga orangtua yang hadir dalam kegiatan wisuda tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas prestasi pihak yayasan dan jajaran SMK Mudita atas torehan hasil UNBK tahun ajaran 2016/2017. “Semoga kedepan bisa dipertahankan dan ditingkatkan, karena mempertahankan itu lebih sulit dari pada meraih terutama prestasi hasil UNBK ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Buddha Maitreya Pdt Tjin Jiu Siu SH, MH dalam sambutannya menyampaikan selamat atas kelulusan siswa XII SMK Mudita tahun ajaran 2016/2017. “Atas nama yayasan saya ucapkan selamat atas kelulusan kalian,” katanya.
Ia berharap siswa yang lulus dapat bersyukur atas prestasi diraih, dengan tidak lupa berterima kasih atas jasa orangtua dan guru. “Jadilah anak berbakti dan jangan lupa berterima kasih atas jasa orangtua kalian yang telah membesarkan, mengasuh, menafkahi kalian hingga saat ini,” katanya.
Kemudian, ia mengatakan jangan lupa berterima kasih atas jasa guru. “Karena guru itu orangtua tua kedua kalian di sekolah. Hormati guru kalian,” pintanya. Ia juga mengingat siswa yang lulus agar senantiasa berbuat baik, meningkatkan kualitas diri bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat, berbangsa dan bernegara. “Jadilah orang yang berbudi pekerti luhur, berkualits dan produkitif,” ujarnya memberikan nasehat.
Bagi yang bekerja nantinya maka jadilah orang sungguh-sunggu bekerja maupun menjalankan usaha. Sedangkan bagi siswa yang melanjutkan pendidikan lebih tinggi maka pilihlah ilmu yang sesuai minat dan bakat agar kembali ke masyarakat bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
Sebelumnya, Kepala sekolah SMK Mudita Liaw Sun Jin S.Pd M.Pd mengatakan wisuda kali ini merupakan kegiatan yang perdana digelar. Sengaja, kata dia, dilakukan saat pengumuman hasil kelulusan karena upaya pihak sekolah menghindari para siswa agar tidak merayakan kelulusan dengan hal tidak bermanfaat seperti konvoi di jalan raya dan corat coret baju. “Konsep wisuda ini pertama kali digelar dalam rangka pelepasan siswa XII SMK Mudita yang telah lulus, agar para siswa dapat merayakan kelulusan mereka ke arah positif, dan kit ajak orangtuanya hadir agar dapat langsung merasakan kebahagian atas prestasi yang diraih anak-anaknya,” katanya.
Pihak sekolah berharap usai tidak menjadi siswa SMK Mudita bukan berarti para siswa diharapkan menjadi generasi berguna bagi agama, keluarga, bangsa dan negara. “Karena usai di bangku sekolah para siswa kembali ke masyarakat, maka jadilah orang yang berguna bagi sesama,” harapnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar